Cars, News  

Panduan tentang Platina Mobil Tua: Pengertian yang Mendalam

Panduan tentang Platina Mobil Tua Pengertian yang Mendalam

Platina mobil lama sering menjadi sumber masalah yang tidak terduga bagi para pemilik kendaraan klasik.

Banyak yang mengalami kesulitan ketika mesin tiba-tiba mogok atau performa kendaraan menurun, akibat platina yang sudah usang dan tidak efisien.

Untungnya, solusi untuk mengatasi permasalahan ini sebenarnya cukup sederhana:

Dengan mengganti platina lama dengan komponen baru yang lebih modern dan andal, performa mobil lama Anda bisa kembali optimal, menjadikan pengalaman berkendara lebih lancar dan menyenangkan.

Baca Juga :Cara Menggunakan Seat Belt yang Tepat

Apa Itu Platina Mobil Tua?

Platina mobil tua adalah komponen yang digunakan dalam sistem pengapian mobil-mobil yang diproduksi pada era sebelum perkembangan teknologi pengapian elektronik yang lebih modern.

Ini adalah bagian dari mekanisme poin pengapian, yang umumnya ditemukan pada mobil-mobil yang lebih tua dengan sistem pengapian konvensional.

Fungsi utama platina dalam sistem pengapian adalah sebagai saklar atau pemutus arus yang mengontrol waktu pengapian dalam mesin kendaraan.

Platina ini terdiri dari dua kontak logam, yaitu kontak tetap dan kontak bergerak. Ketika mesin berputar, platina membuka dan menutup kontaknya secara berkala.

Pembukaan dan penutupan kontak ini mengatur aliran arus listrik ke koil pengapian. Saat kontak platina terbuka, arus listrik ke koil terputus, yang memicu koil untuk menghasilkan tegangan tinggi.

Tegangan tinggi ini kemudian dikirim ke busi untuk menciptakan percikan yang diperlukan untuk membakar campuran bahan bakar dan udara dalam silinder mesin.

Namun, dengan kemajuan teknologi, sistem pengapian platina pada mobil-mobil tua telah banyak digantikan oleh sistem pengapian elektronik yang lebih modern.

Sistem pengapian elektronik menggunakan sensor dan komputer untuk mengendalikan waktu pengapian secara akurat, menghasilkan percikan yang tepat pada saat yang dibutuhkan untuk pembakaran.

Sistem ini lebih andal, memerlukan perawatan yang lebih sedikit, dan memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan sistem pengapian platina.

Oleh karena itu, istilah “platina mobil tua” merujuk pada komponen yang biasanya tidak ditemukan pada mobil-mobil modern dengan teknologi pengapian elektronik.

Platina Turbo

Istilah “Platina Turbo” yang Anda sebutkan mungkin berkaitan dengan komponen dalam sistem pengapian atau kendaraan yang memiliki mesin dengan fitur turbocharger.

Namun, perlu dicatat bahwa “platina turbo” sendiri tidak merujuk pada komponen atau teknologi tertentu dalam kendaraan.

1.Platina

Dalam konteks sistem pengapian, platina biasanya merujuk pada komponen dalam mekanisme poin pengapian pada mobil-mobil yang lebih tua. Fungsinya adalah mengontrol waktu pengapian dengan membuka dan menutup kontak secara berkala. Ini adalah bagian dari sistem pengapian konvensional.

2.Turbocharger

Turbocharger adalah komponen yang digunakan dalam mesin kendaraan untuk meningkatkan daya mesin dengan memampatkan udara yang masuk ke mesin. Ini meningkatkan efisiensi pembakaran dan daya mesin. Kendaraan dengan turbocharger sering disebut “turbo.”

Platina Mobil Carry

Platina Mobil Carry merujuk pada platina yang digunakan dalam sistem pengapian pada kendaraan Suzuki Carry.

Suzuki Carry adalah kendaraan ringan yang sering digunakan untuk transportasi barang dan orang dalam lingkungan perkotaan atau pedesaan.

Sistem pengapian pada mobil Carry bisa berbeda tergantung pada model dan tahunnya, tetapi pada mobil-mobil yang lebih tua, sistem pengapian konvensional dengan platina dalam mekanisme poin pengapian adalah umum.

Platina dalam konteks ini adalah salah satu komponen kunci dalam sistem pengapian yang mengatur waktu pengapian dengan membuka dan menutup kontak secara berkala.

Ini memungkinkan aliran arus listrik ke koil pengapian dan akhirnya ke busi untuk menciptakan percikan yang diperlukan untuk pembakaran bahan bakar dalam mesin.

Penting untuk menjaga platina dalam kondisi yang baik karena kinerjanya memengaruhi efisiensi mesin dan pengapian yang tepat.

Platina yang aus atau rusak mungkin perlu diganti atau disetel ulang sesuai dengan spesifikasi pabrik.

Perawatan sistem pengapian adalah bagian penting dalam menjaga kendaraan Carry beroperasi dengan baik.

Cara Mengecek Kondisi Platina

Cara mengecek kondisi platina mobil lama adalah sebagai berikut:

1.Cek Kondisi Mobil

Mengecek kondisi mobil secara rutin adalah langkah penting dalam menjaga keamanan dan kinerja kendaraan. Pertama-tama, periksa dengan cermat kondisi eksterior mobil, termasuk bodi, lampu, dan kaca.

Pastikan ban memiliki tekanan udara yang tepat dan tidak ada kerusakan. Selanjutnya, periksa sistem rem dan mesin, termasuk level oli, cairan pendingin, dan sabuk penggerak. Pastikan juga sistem pengapian berfungsi dengan baik.

Di dalam kendaraan, perhatikan kondisi interior, sistem elektronik, dan pastikan semua dokumen kendaraan dalam kondisi berlaku.

Selalu lakukan perawatan rutin sesuai jadwal dan uji coba kendaraan untuk memastikan kinerjanya.

Akhirnya, pastikan Anda selalu memiliki peralatan darurat di dalam mobil. Dengan perawatan dan pemeriksaan yang baik, Anda dapat menjaga mobil Anda dalam kondisi yang baik dan aman untuk digunakan.

2. Putar Crankshaft

Memutar crankshaft adalah langkah penting dalam perawatan dan perbaikan mesin kendaraan. Proses ini memungkinkan akses ke komponen yang terhubung dengan putaran crankshaft, seperti penggantian sabuk waktu atau perawatan katup.

Untuk melakukannya, pastikan kendaraan berada di tempat yang aman dan mesin dalam keadaan mati. Lalu, buka tutup akses yang menghalangi crankshaft, yang biasanya terletak di bawah mesin.

Persiapkan alat khusus, seperti engkol mesin atau pemutar crankshaft yang sesuai dengan jenis kendaraan Anda. Selanjutnya, ketahui arah putaran crankshaft yang benar sesuai dengan petunjuk kendaraan Anda.

Gunakan alat putar crankshaft dengan hati-hati dan pastikan Anda mengikuti petunjuk yang sesuai untuk melakukan tugas perawatan atau perbaikan yang diperlukan.

Dengan melakukan ini dengan benar, Anda dapat menjaga dan memperbaiki mesin kendaraan dengan efisien dan aman.

3. Kendorkan Baut Platina

Kendorkan baut platina merupakan langkah penting dalam pemeliharaan sistem pengapian kendaraan yang menggunakan platina dalam mekanisme poin pengapian.

Saat melakukan tindakan ini, pastikan kendaraan berada di lokasi yang aman dan mesin kendaraan dalam keadaan mati.

Kemudian, buka distributor kendaraan untuk mengakses komponen platina yang terletak di dalamnya.

Platina memiliki dua kontak logam yang biasanya terhubung dengan baut atau sekrup tertentu. Gunakan alat yang sesuai, seperti kunci sok atau alat khusus, untuk kendorkan baut platina dengan hati-hati, hindari merusak komponen lain di sekitarnya.

Setelah baut platina dilepas, Anda dapat memeriksa kondisi platina, mencari tanda-tanda korosi atau keausan, dan mengukur jarak antara kontak untuk menyesuaikannya jika diperlukan.

Jika platina dalam kondisi buruk, Anda dapat membersihkannya atau menggantinya dengan yang baru, dan jika perlu, lakukan pengaturan ulang jarak antara kontak.

Dengan perawatan yang baik, sistem pengapian mobil dapat berfungsi optimal.

4. Mengukur Ukuran Celah Platina

Mengukur ukuran celah platina adalah langkah penting dalam pemeliharaan sistem pengapian pada kendaraan yang menggunakan platina dalam mekanisme poin pengapian.

Proses ini memastikan bahwa kontak platina memiliki jarak yang sesuai yang akan memengaruhi waktu pengapian yang tepat.

Untuk melakukannya, pastikan kendaraan dalam kondisi yang aman, dengan mesin mati dan kunci kendaraan dilepaskan.

Kemudian, akses distributor kendaraan untuk mengidentifikasi platina. Dengan hati-hati, gunakan alat pengukur gap (gap gauge) yang sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mengukur jarak antara kontak platina.

Biasanya, jarak yang direkomendasikan adalah sekitar 0,4 hingga 0,6 mm (0,016 hingga 0,024 inci). Jika jarak antara kontak tidak sesuai dengan spesifikasi, Anda dapat mengatur ulang platina untuk memastikan jarak yang tepat.

Ini akan membantu menjaga waktu pengapian yang optimal dalam mesin kendaraan Anda, yang penting untuk kinerja yang baik dan efisiensi pembakaran.

5. Menyetel Platina

Menyetel platina adalah tahap krusial dalam menjaga kinerja sistem pengapian pada kendaraan yang mengandalkan poin pengapian berbasis platina.

Prosedur ini mengharuskan pengaturan jarak antara dua kontak platina agar sesuai dengan rekomendasi pabrik. Proses penyetelan ini membantu memastikan waktu pengapian yang akurat, yang penting untuk pembakaran bahan bakar yang efisien dan kinerja mesin yang optimal.

Untuk melaksanakannya, pastikan kendaraan berada dalam kondisi yang aman, mesin mati, dan kunci kendaraan dilepaskan. Kemudian, akses distributor kendaraan dan identifikasi platina serta dua kontaknya.

Dengan hati-hati, gunakan alat pengukur gap (gap gauge) yang sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mengukur jarak antara kontak platina.

Sesuaikan jarak ini jika perlu, hingga mencapai ukuran yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan Anda.

Dengan melakukan penyetelan platina yang tepat, Anda dapat memastikan bahwa sistem pengapian berfungsi dengan baik dan kendaraan Anda berjalan dengan performa yang optimal.

6. Mengecek Celah Platina

Mengecek celah platina adalah langkah krusial dalam menjaga kinerja sistem pengapian pada kendaraan yang mengandalkan mekanisme poin pengapian berbasis platina.

Proses ini melibatkan pemeriksaan jarak antara dua kontak platina untuk memastikan bahwa mereka sesuai dengan spesifikasi pabrik.

Langkah-langkah untuk memeriksa celah platina biasanya melibatkan membuka distributor kendaraan untuk mengakses platina, mengidentifikasi dua kontak platina, dan menggunakan alat pengukur gap (gap gauge) yang sesuai untuk mengukur jarak antara kontak tersebut.

Jika celah platina tidak sesuai dengan spesifikasi pabrik, Anda dapat mengatur ulang jaraknya agar sesuai.

Dengan memeriksa dan memastikan celah platina dalam kondisi yang benar, Anda dapat membantu menjaga waktu pengapian yang akurat, yang sangat penting untuk efisiensi pembakaran bahan bakar dan kinerja mesin yang optimal.

7. Pasang Tutup Distributor

Pasang tutup distributor adalah tahap penting dalam menyelesaikan perawatan atau perbaikan pada komponen dalam distributor kendaraan.

Setelah selesai memeriksa atau mengatur ulang komponen seperti platina atau rotor, langkah selanjutnya adalah memasang tutup distributor dengan benar.

Pastikan komponen dalam distributor telah kembali pada posisi yang tepat, kemudian letakkan tutup distributor di atasnya dengan hati-hati, memastikan bahwa tutup tersebut terpasang dengan baik dan kencang.

Tutup distributor ini penting untuk melindungi komponen internal distributor dari elemen luar dan memastikan distribusi percikan listrik yang tepat ke setiap silinder mesin.

Setelah tutup distributor terpasang dengan benar, Anda dapat menghidupkan mesin kendaraan untuk memastikan bahwa semua komponen berfungsi sesuai yang diharapkan.

8. Nyalakan Mesin

Menyalakan mesin kendaraan adalah tahap penting setelah menyelesaikan pekerjaan perawatan, perbaikan, atau tindakan lain pada kendaraan.

Sebelumnya, pastikan kendaraan berada di tempat yang aman, bukan mengganggu lalu lintas, dan alat atau peralatan yang digunakan selama pekerjaan telah disimpan dengan aman.

Selanjutnya, pastikan transmisi dalam posisi netral atau “Park” sesuai dengan jenis transmisi kendaraan Anda. Selain itu, masukkan kunci kendaraan ke dalam kunci kontak dengan hati-hati.

Setelah semua langkah ini dipenuhi, putar kunci kendaraan ke posisi “Start” atau “On” (tergantung pada jenis kendaraan Anda) sambil menahan pedal kopling (untuk kendaraan manual) atau pedal rem (untuk kendaraan otomatis).

Ini akan menghidupkan mesin kendaraan dan memungkinkan Anda untuk memeriksa apakah semua komponen berfungsi dengan baik sebelum melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :Mengenal Lebih Dalam Apa Itu JDM?

Kesimpulan

platina mobil tua adalah salah satu komponen yang mendefinisikan era sistem pengapian konvensional pada kendaraan.

Meskipun telah digantikan oleh teknologi pengapian elektronik yang lebih canggih pada kendaraan modern, pemahaman tentang peran dan fungsi platina dalam mesin mobil yang lebih tua tetaplah penting. S

ejarah penggunaan platina dalam sistem pengapian adalah bagian dari evolusi teknologi otomotif yang patut diapresiasi.

Kendaraan era sebelumnya mungkin memiliki tantangan unik dalam perawatan dan pemeliharaan, tetapi ini juga menciptakan sejumlah kenangan yang berharga bagi penggemar mobil klasik.

Dengan memahami bagaimana platina bekerja, kita dapat lebih menghargai kemajuan yang telah terjadi dalam industri otomotif dan mungkin merasa terinspirasi untuk merawat kendaraan bersejarah dengan lebih baik.

Q&A

1. Apa itu platina mobil tua?

Platina mobil tua adalah komponen dalam sistem pengapian kendaraan yang digunakan pada mobil-mobil yang diproduksi sebelum perkembangan teknologi pengapian elektronik modern. Ini adalah bagian dari mekanisme poin pengapian yang mengontrol waktu pengapian dalam mesin kendaraan.

2. Apa fungsi utama platina dalam sistem pengapian?

Fungsi utama platina adalah sebagai saklar atau pemutus arus yang mengatur waktu pengapian dalam mesin kendaraan. Saat mesin berputar, platina membuka dan menutup kontaknya secara berkala, mengatur aliran arus listrik ke koil pengapian.

3. Mengapa platina mobil tua tidak umum digunakan pada mobil-mobil modern?

Platina mobil tua telah digantikan oleh teknologi pengapian elektronik yang lebih canggih pada kendaraan modern. Sistem pengapian elektronik menggunakan sensor dan komputer untuk mengendalikan waktu pengapian dengan lebih akurat dan andal.

4. Apa keuntungan sistem pengapian elektronik dibandingkan dengan platina mobil tua?

Sistem pengapian elektronik lebih andal, memerlukan perawatan yang lebih sedikit, dan memiliki umur yang lebih panjang dibandingkan dengan sistem pengapian platina. Mereka juga dapat menghasilkan percikan yang lebih tepat pada saat yang dibutuhkan untuk pembakaran.

5. Mengapa pemahaman tentang platina dalam mesin mobil tua masih penting?

Pemahaman tentang platina dalam mesin mobil tua adalah penting karena itu adalah bagian dari sejarah pengembangan teknologi otomotif. Ini juga dapat membantu penggemar mobil klasik merawat dan memahami kendaraan bersejarah mereka dengan lebih baik.

6. Apakah platina masih digunakan dalam kendaraan modern?

Tidak, platina biasanya tidak digunakan dalam kendaraan modern yang telah beralih ke sistem pengapian elektronik yang lebih canggih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *