Berapa Tarif Tol dari Pekalongan ke Batang? – Buat kamu yang sering bepergian lewat jalur Pantura Jawa Tengah, pasti nggak asing dengan ruas tol Pekalongan–Batang. Tapi, masih banyak yang bertanya: “Berapa tarif tol dari Pekalongan ke Batang, sih?” Terutama buat pengendara yang pengin tahu estimasi biaya sebelum masuk tol.
Tarif tol memang bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) atau operatornya. Tapi tenang, artikel ini akan kasih kamu info terbaru, akurat, dan lengkap soal tarif tol dari Pekalongan ke Batang, termasuk jenis kendaraan dan tips hematnya juga.
Kalau kamu mau perjalanan lancar tanpa mikir biaya mendadak, baca terus sampai akhir ya — ada juga sesi FAQ buat jawab pertanyaan paling sering muncul dari pengendara.
Ruas Tol Pekalongan ke Batang: Termasuk Bagian Tol Apa?
Bagian dari Tol Trans Jawa
Ruas tol dari Pekalongan ke Batang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa, khususnya pada koridor Semarang–Batang–Pekalongan–Pemalang. Jalur ini penting banget karena menghubungkan kota-kota utama di jalur Pantura.
Dioperasikan oleh PT Jasamarga Semarang Batang (JSB)
Tol ini dikelola oleh anak perusahaan Jasa Marga, jadi tarif dan pengelolaannya sudah sesuai standar nasional.
Berapa Tarif Tol dari Pekalongan ke Batang?
1. Kendaraan Golongan I (Mobil Pribadi, Sedan, MPV)
Tarif normal dari Gerbang Tol Pekalongan ke Gerbang Tol Batang saat ini adalah sekitar Rp9.500.
(Info ini dapat berubah tergantung kebijakan resmi.)
2. Kendaraan Golongan II & III (Truk Ringan dan Sumbu Dua)
Kendaraan dengan dua sumbu dikenakan tarif sekitar Rp14.000 – Rp18.000.
3. Kendaraan Golongan IV & V (Truk Besar dan Truk Barang)
Untuk kendaraan sumbu banyak, tarifnya berkisar di Rp19.500 – Rp25.000, tergantung panjang dan jenis truk.
Catatan: Tarif bisa berbeda tergantung dari titik masuk dan keluar gerbang tol, serta jenis kendaraanmu. Jadi pastikan pakai aplikasi resmi atau cek di situs BPJT sebelum berangkat.
Cara Cek Tarif Tol Secara Real-Time
Gunakan Aplikasi Travoy atau BPJT Info Tol
Kalau kamu pengin info paling update, bisa pakai aplikasi seperti Travoy (dari Jasa Marga) atau buka website resmi BPJT. Di sana kamu tinggal masukkan asal dan tujuan, nanti muncul tarifnya.
Cek di Google Maps
Google Maps juga udah cukup akurat untuk memperkirakan tarif tol berdasarkan rute yang kamu ambil.
Tips Hemat Lewat Jalan Tol
1. Gunakan e-Toll atau e-Money
Bayar tol pakai kartu elektronik biar nggak ribet. Banyak promo juga dari bank penerbit, seperti diskon tarif untuk transaksi tertentu.
2. Cek Saldo Sebelum Masuk Tol
Nggak lucu kalau udah antre malah saldo e-toll kamu nol. Cek dulu di ATM atau aplikasi banking.
3. Hindari Jam Padat
Kalau kamu pengin perjalanan lebih efisien dan hemat waktu, hindari masuk tol saat jam sibuk, seperti pagi hari dan sore menjelang malam.
Kesimpulan
Jadi, berapa tarif tol dari Pekalongan ke Batang? Jawabannya tergantung dari jenis kendaraan, tapi untuk mobil pribadi saat ini sekitar Rp9.500. Harga yang cukup terjangkau untuk kenyamanan dan kecepatan yang kamu dapatkan.
Jangan lupa untuk selalu update info tarif melalui aplikasi resmi, dan manfaatkan kartu e-toll biar makin praktis. Semoga perjalanan kamu lancar dan aman!
Yuk share artikel ini ke teman atau keluarga yang sering bepergian lewat jalur ini, supaya mereka juga nggak bingung soal tarif tolnya!
FAQ (Tanya Jawab)
Q: Berapa tarif tol dari Pekalongan ke Batang untuk mobil pribadi?
A: Sekitar Rp9.500 untuk kendaraan golongan I (seperti sedan, MPV, dan city car).
Q: Apakah tarif tol dari Pekalongan ke Batang sama untuk semua jenis kendaraan?
A: Tidak. Tarif berbeda tergantung golongan kendaraan, mulai dari golongan I hingga golongan V.
Q: Apakah saya bisa bayar tol secara tunai?
A: Tidak. Semua pembayaran tol di Indonesia sekarang wajib menggunakan e-money seperti e-Toll, BRIZZI, TapCash, dan lain-lain.
Q: Di mana saya bisa cek tarif tol yang akurat dan update?
A: Kamu bisa cek lewat aplikasi Travoy, Google Maps, atau situs resmi BPJT.
Q: Apakah tarif tol Pekalongan–Batang sering berubah?
A: Tarif bisa berubah sesuai regulasi pemerintah dan penyesuaian operator, jadi disarankan untuk selalu cek info terbaru sebelum perjalanan.
Kalau artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan ke grup WA atau media sosialmu ya!
